Solusi Kesehatan dan Kecantikan Serta Obat Obat Herbal Alami

Jumat, 04 Agustus 2017

Penyakit Lupus—Gejala, Pengobatan, dan Penyebabnya

Penyakit lupus dikenal juga dengan nama lain lupus eritematosus sistemik. Ini merupakan salah satu jenis penyakit autoimun, dengan arti lain sistem kekebalan tubuh atau imun yang seharusnya melindungi menjadi berbalik menyerang sel dan organ sehat tubuh seseorang.




Karena serangan yang terjadi terus menerus tersebut akan menyebabkan terjadinya peradangan kronis. Oleh karena itu penyakit lupus merupakan penyakit jenis peradangan kronis autoimun. Peradangan karena lupus bisa mempengaruhi cukup banyak bagian sistem tubuh, mulai dari kulit, sendi, sel darah, ginjal, jantung, otak hingga organ paru-paru juga. Mari kenali penyakit lupus lebih jauh.

Gejala Penyakit Lupus

Karena itu, penyakit lupus ini akan mengakibatkan cukup banyak gejala, manifestasi klinis bervariasi. Gejala yang cukup banyak tersebut mengakibatkan penyakit ini menjadi sulit untuk dideteksi, karena gejala-gejalanya cukup sama dengan gejala penyakit ringan yang lain. Tetapi gejala dari penyakit lupus yang cukup bisa dikenali yang berbeda dibanding gejala penyakit lainnya adalah munculnya ruam di wajah.

Ruam di wajah tersebut berbentuk seperti sayap seekor kupu-kupu, berwarna kemerahan pada ke-2 bagian pipi. Kondisi ini disebut juga sebagai malar rash. Gejala penyakit lupus yang lain yaitu rasa gelisah, depresi, mudah memar, hilang ingatan, radang di mulut, rambut rontok dan berat badan turun. Terkadang juga berat badan naik, jadi tak selalu turun.

Penyebab dan Pengobatan Penyakit Lupus

Penyakit lupus ini termasuk penyakit autoimun yang dapat terjadi karena tubuh terkena atau terinfeksi zat asing, contohnya virus dan bakteri. Karena itu sistem imun akan menyerang jaringan tubuh manusia yang sehat. Dokter sendiri akan kesulitan untuk mengetahui apa yang menjadi dasar seseorang terkena penyakit lupus, karena penyakit ini merupakan gabungan antara faktor lingkungan dan faktor genetik.
Tak sedikit dari pasien lupus yang memiliki kecenderungan turunan yang terserang lupus, khususnya ketika mereka berada pada lingkungan yang bisa memicu penyakit ini. Di balik itu semua, penyebab potensial penyakit lupus sekarang sudah bisa diketahui, walaupun memang penyebab pasti penyakit ini masih belum dimengerti.

Sinar Matahari dan Penggunaan Obat-obatan Tertentu

Penyebab potensial penyakit lupus yaitu sinar matahari dan penggunaan obat-obatan tertentu. Paparan dari sinar matahari itu dapat menjadi sumber penyebab seseorang terkena lupus, dikarenakan di orang-orang yang memang rentan bisa timbul lesi di kulit. Seperti disebutkan sebelumnya jika lesi di kulit wajah tersebut adalah tanda-tanda seseorang terkena lupus.

Jadi sinar matahari dapat memicu respon internal. Penyakit lupus juga dapat disebabkan karena pemakaian beberapa jenis obat-obatan. Contoh obatnya adalah obat tekanan darah, obat anti-kejang, antibiotik. Jika obat yang menjadi penyebab penyakit lupus pada seseorang, maka ketika berhenti mengkonsumsi obat tersebut, penyakitnya akan sembuh.

Jenis-Jenis Penyakit Lupus

Lupus dapat dibedakan menjadi beberapa jenis:
  • Neonatal Lupus dan Drug-induced Lupus

    Yang pertama adalah neonatal lupus. Jenis lupus yang satu ini jarang terjadi, tetapi dapat terjadi, khususnya pada ibu hamil. Ibu hamil juga dapat menurunkan penyakit tersebut pada anak mereka setelah melahirkan. Bayi yang terkena penyakit lupus umumnya akan terlihat gejala ruam kulit dan anemia.

    Kondisi ini dapat sembuh lalu hilang sendirinya untuk jangka waktu beberapa minggu. Yang kedua adalah drug-induced lupus. Penyakit lupus jenis ini juga jarang muncul, sesuai nama penyakitnya, jenis yang satu ini umumnya terjadi karena faktor penggunaan obat untuk jangka panjang.
  • Cutacenous Lupus

    Jenis yang ketiga yaitu cutacenous lupus. Lupus ini merupakan diskoid. Yang paling sering serta dikenali dari tanda-tanda tebal, kemerahan, kulit leher yang ruam bersisik, juga di kulit kepala dan wajah pasien cutacenous lupus. Kondisi ini dapat berlangsung hingga beberapa hari lamanya, tetapi ada juga kasus yang bertahan sampai dengan bertahun-tahun. Sesudahnya lupus jenis ini dapat menghilang sendirinya, namun meninggalkan bekas di ruam. Masih ada lagi beberapa jenis penyakit lupus yang perlu untuk Anda ketahui.
  • Lupus Sistemik

    Jenis yang keempat adalah penyakit lupus sistemik. Ini merupakan type lupus yang paling umum terjadi serta bisa mempengaruhi keseluruhan bagian tubuh penderitanya, tidak hanya bagian kulit wajah saja. Gejala yang ditimbulkan hampir sama dengan gejala jenis lupus yang lainnya. Gejala penyakit lupus sistemik ini dapat bersifat ringan hingga berat – Dapat datang begitu saja, contoh gejalanya yaitu nyeri sendi, demam, ruam kemerahan dan rambut rontok. Ruam kemerahan pada lupus sistemik ini dapat terjadi jika terkena paparan sinar matahari.
  • Lupus pada Anak-Anak

    Lupus sistemik dapat menyerang anak kecil, karena itu disebut juga dengan lupus anak-anak. Walaupun gejala dari jenis lupus yang satu ini hampir sama dengan gejala lupus sistemik, tetapi kebanyakan penderita penyakit lupus anak-anak adalah anak dengan gender laki-laki, serta akan mempengaruhi kesehatan organ ginjal juga.

Pengobatan Penyakit Lupus

Pengobatan penyakit lupus adalah dengan cara menggunakan obat anti-inflamasi. Hingga sekarang masih belum ada obat anti lupus yang khusus, masih belum ditemukan. Karena lupus merupakan jenis penyakit autoimun, maka dokter biasanya akan menyiapkan rencana perawatan individu maupun terapi.
Pemilihan rencana perawatan maupun terapi tersebut akan disesuaikan lagi dengan kondisi pasien, berdasarkan usia, jenis kelamin, serta gejala yang dirasakan oleh pasien lupus tersebut. Obat anti-inflamasi yang diberikan oleh dokter digunakan dengan tujuan untuk meringankan radang ruam kulit yang muncul. Itulah beberapa alternatif pengobatan penyakit lupus. Namun Anda tak perlu pusing, karena Anda dapat menyerahkan hal ini kepada dokter dan ikuti anjuran dokter.



Facebook Twitter Google+

 
Back To Top